Perbedaan Birahi Dengan Ereksi

Tentang ereksi yang terjadi pada penis. Tahukah Anda, banyak orang menyamakan keadaan birahi dengan ereksi, padahal keduanya berbeda sama sekali. Birahi adalah perasaan, yang menjalar melalui tubuh, akhirnya sampai ke penis. Ereksi adalah keadaan penis ketika dalam kondisi menegang (keras). Ereksi adalah keadaan sebenarnya di mana darah mengalir di penis.

Seorang pria bisa merasakan birahi namun tidak mengalami ereksi. Anda pasti pernah merasakan, ketika penis Anda sudah tidak mengalami ereksi ketika berhubungan intim, birahi Anda masih tersisa banyak. Hal ini biasa terjadi ketika seorang pria sangat tertarik dengan lawan jenisnya, namun gugup, alhasil penis Anda tidak akan menegang sama sekali. Ada banyak kasus dimana pria mengalami orgasme tanpa harus mengalami ereksi.

Mungkin Anda mengalami ereksi pada tingkatan birahi ke empat, atau mungkin sudah tidak ereksi pada tingkatan birahi ke enam. Atau bisa saja kondisi tersebut berbeda di hari lain. Tidak masalah, karena kita tidak akan membahas banyak tentang ereksi di sini. Hal yang akan kita bahas di sini adalah tingkatan birahi seorang pria. Anda mungkin sudah mempelajarinya juga berdasarkan pengalaman, terlalu fokus pada ereksi menjadi proses yang sangat mengganggu bukan! Sekarang Anda jangan fokus di ereksi, namun fokuslah pada tingkatan birahi.
Untuk membantu Anda mempelajari skala birahi, berikut bagaimana cara mencapai ‘puncak’. Mencapai puncak artinya membiarkan birahi Anda naik sampai tingkat tertentu dan kemudian segera menurunkan kembali tingkatannya. Sebagai contoh, ketika Anda sudah mencapai puncak dari tingkat 6, Anda kemudian segera menurunkan tingkatannya. Atau Anda membiarkan tingkat birahi Anda mencapai puncak tingkat 9, lalu Anda langsung menurunkan tingkatannya. (ingat kita membicarakan tingkatan birahi di sini, bukan ereksi). Hal ini berbeda dengan keadaan di mana Anda berusaha menstabilkan tingkat birahi di sebuah tingkatan birahi. Kita akan membahas proses stabilisasi ini nanti.

Jika Anda merasa kesulitan atau frustrasi pada awal latihan ini, jangan khawatir. Latihan ini membutuhkan beberapa sesi sebelum Anda benar-benar mendapatkannya. Jika Anda berlatih dengan pasangan, masukan dari pasangan Anda bisa menjadi bahan bantuan yang sangat besar dan objektif. Beri tahu dia bahwa Anda sedang melakukan latihan dan membutuhkan masukan.

Latihan ke 6 menghabiskan waktu lima belas atau dua puluh menit dan tidak memerlukan pasangan. Latihan 7 dilakukan dengan pasangan dan memakan waktu yang lebih lama.

No comments:

Post a Comment